Powered By Blogger

Selasa, 29 Desember 2009

Ketika Profesionalitas Pekerja Infotainment Dipertanyakan !!

Kasus Luna Maya vs wartawan infotainment tampaknya berujung pada sebuah isu lain di mana terdapat cukup banyak pihak yang mempertanyakan keberadaan dan eksistensi dari infotainment itu sendiri . Apakah benar bahwa para pekerja infotainment dapat dimasukkan dalam kategori jurnalis yang profesional? Apakah mereka dapat dikatakan ‘bekerja dalam ranah jurnalisme yang menjunjung tinggi etika profesi’ ?
Setelah sekian lama kasus ini merebak, akhirnya pihak PWI pusat hari ini mengumumkan bahwa para pekerja infotainment juga merupakan bagian dari jurnalis yang melakukan kegiatan jurnalistik layaknya pewarta berita yang lain. Tapi, yang perlu digarisbawahi di sini adalah, mereka para wartawan infotainment boleh meliput dan menyiarkan berita tentang seseorang, atau dalam hal ini adalah public figure , asalkan terdapat kepentingan publik di dalamnya, bukan hanya berdasar pada isu yang timpang dan belum jelas kebenaran faktanya.
Merujuk pada pernyataan dari pihak PWI di atas, satu hal yang kiranya perlu dilakukan secara nyata oleh para insan media, tidak terbatas pada wartawan infotainment saja, untuk berpegang pada komitmen untuk bekerja dalam jalur profesionalisme mereka sebagai seorang jurnalis.

5 komentar:

  1. wartawan infotainment harusnya memang tidak bisa dikategorikan kedalam "proffesional"; proses mencari berita mereka yang "memaksa" narasumber dan memberikan "berita pancingan" sangat tidak menghargai etika jurnalisik

    BalasHapus
  2. sepakat sama Gendon, moga infotainment bisa ada inovasi lebih lanjut. hemshin! ^^

    BalasHapus
  3. sepakat dengan kalian, bahwa wartawan infotainment belum bisa dikatakan sepenuhnya sebagai 'jurnalis profesional'karena bagaimanapun juga, jurnalis profesional akan mengedepankan fakta daripada sekedar info yang masih berupa 'gosip'...
    hehehe

    BalasHapus
  4. setuju sama gendon.
    kalo liat dari kasusnya lunmay, wartawan disini harusnya bisa menghargai narasumber, dan belum bisa disebut: professional.
    bukan cuma lunmay saja yang "bermasalah" dengan wartawan infotainment, public figure lainnya pun bisa dikatakan banyak yang slek ma wartawan infotainment.
    kalo udah gini, bisa diambil kesimpulan: siapa yang (sebenernya) bermasalah?

    BalasHapus
  5. wartawan infotament semakin mengacaukan wartawan profesional

    BalasHapus